Sepekan Bersama Al-qur’an

Assalamu’alaikum…

#Sekilas Info

Di bulan Ramadhan, banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan untuk mengais pahala. Salah satunya adalah dengan membaca Al-qur’an. Bukan suatu rahasia lagi bagi kita, bahwa membaca Al-qur’an di bulan puasa sangatlah dianjurkan. Bahkan terdapat pada hadist dan Al-qur’an. Karena pada bulan inilah Al-qur’an diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana dalam firman Allah yang artinya:

bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)….(QS. Al-Baqarah : 185)

Di antara amal ibadah yang sangat ditekankan untuk diperbanyak pada bulan Ramadhan adalah membaca (tilawah) Al-qur’anul Karim. Banyak sekali hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Al-Qur`an. Di antaranya :

1. Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:

“Bacalah oleh kalian Al-Qur’an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” (HR. Muslim 804)

Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan untuk membaca Al-Qur`an dengan bentuk perintah yang bersifat mutlak. Sehingga membaca Al-Qur`an diperintahkan pada setiap waktu dan setiap kesempatan. Lebih ditekankan lagi pada bulan Ramadhan. Nanti pada hari Kiamat, Allah subhanahu wata’ala akan menjadikan pahala membaca Al-Qur`an sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, datang memberikan syafa’at dengan seizin Allah kepada orang yang rajin membacanya.

2. Dari sahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya

Bacalah oleh kalian dua bunga, yaitu surat Al-Baqarah dan Surat Ali ‘Imran. Karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seakan-akan keduanya dua awan besar atau dua kelompok besar dari burung yang akan membela orang-orang yang senantiasa rajin membacanya. Bacalah oleh kalian surat Al-Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya adalah barakah, meninggalkannya adalah kerugian, dan sihir tidak akan mampu menghadapinya(HR. Muslim 804)

3. Dari shahabat An-Nawwas bin Sam’an Al-Kilabi radhiallahu ‘anhu berkata : saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Akan didatangkan Al-Qur`an pada Hari Kiamat kelak dan orang yang rajin membacanya dan senantiasa rajin beramal dengannya, yang paling depan adalah surat Al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran, keduanya akan membela orang-orang yang rajin membacanya.” 
(HR. Muslim 805)

Pada bulan Ramadhan ini Allah SWT akan melipatgandakan pahala ibadah. Bagi ibadah sunnah, Allah akan melimpahkan pahala setara dengan ibadah wajib. Dan untuk ibadah wajib, Allah akan melipatgandakan pahalanya sebesar 70 kali lipat.

Oleh karena itu, sebagian umat Muslim suka melakukan hal-hal yang dianggapnya akan memberikan limpahan pahala. Terjadilah perburuan pahala. Tentu saja kalau hal ini dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullahi SAW dan secara konsisten ( istiqamah ) dilanjutkan setelah Ramadhan berlalu, akan sangat baik. Karena memang itu yang diharapkan dari ibadah bulan Ramadhan ini.

 

# Kegiatan di SMAN 1 Balikpapan

Tentu saja akan sangat baik lagi apabila kita sudah mengetahui ilmunya, kita juga mengaplikasikannya. Maka dari itu di SMAN 1 Balikpapan,mengadakan kegiatan “SEPEKAN BERSAMA AL-QUR’AN”. Kegiatan ini diadakan selama sepekan kemarin, yaitu dari tanggal 14 Juli – 19 Juli 2014. Kegiatan ini sangat di dukung oleh kepala sekolah SMAN 1 Balikpapan, Bapak Imam yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Begitu juga guru-guru lain, sangat mendukung sekali kegiatan ini.

Para panitia (baik ikhwan maupun akhwat) dari FKPM , yang juga membantu jalannya kegiatan ini. Kami menyiapkan apa-apa saja yang harus ada dalam kegiatan ini. Mulai dari menyiapkan alat-alat (seperti sound system, mik, karpet, dll), mencari ustadz yang berbeda dari tiap harinya, dan mengatur tempat untuk para santri.

Ya, para siswa yang biasanya berpakaian seragam yang lengkap dan rapih, kini disulap menjadi para santri yang memakai busana muslim. Para santri ini lah yang juga mendukung dan  memeriahkan kegiatan ini. Mereka turut serta berpartisipasi dalam kegiatan “Sepekan Bersama Al-qur’an” ini.

 

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 – selesai shalat zuhur berjama’ah.

Kegiatan ini terdiri dari :

1.) membaca Al-qur’an bersama (di pimpin oleh Bapak Imam dan Bapak Mansyur)

2.) mendengarkan cermah dari ustadz

3.) Shalat Duha’

4.) Istirahat

5.) Melanjutkan membaca Al-qur’an di setiap halaqah

  1. ) Membaca Al-qur’an lagi sampai menjelang zuhur
  2. ) Pulang ke rumah masing-masing

 

Tempat duduk untuk ikhwan dan akhwat sudah pasti dipisah.

Untuk ikhwan, disediakan tempat di sepanjang koridor bawah. Dan lebihnya, di sediakan tempat juga di pinggir lapangan 3. Seperti berikut.

 y[

Dan yang akhwat, disediakan tempat di sepanjang koridor atas (dari kelas XII IPA 1 sampai Ruang BK). Akhwat duduk berhadap-hadapan, jadi ada tempat di tengah sebagai tempat untuk jalan. Alamdulillah, ramai sampai hampir tidak ada space nya. Seperti gamar berikut ini (dari ruang XII IPA 1 sampai ujung XII IPA 6).

fghjk

Kegiatan pertama, yaitu membaca Al-qur’an.

Membaca Al-qur’an yang pertama ini langsung di bimbing oleh Bapak Imam, kepala sekolah SMAN 1 Balikpapan, dan Bapak Mansyur, salah satu guru agama di SMAN 1 Balikpapan. Bapak  Imam dan Bapak Mansyur bergantian membaca Al-qur’an yang diikuti oleh para santri SMAN 1 Balikpapan. Alhamdulillah bisa mendapat 1 juz perharinya, kadang lebih.

jki

Kegiatan Kedua, yaitu medengarkan ceramah dari Ustadz. Beberapa Ustadz dari sepekan kemarin ialah Ustadz yang akrab di panggil Ustadz Siregar dan Ustadz Satria Iman Pribadi. Beliau-beliau membawakan ceramah singkat tapi sanagat bermanfaat bagi kita semua. Berikut gambar saat Ustadz Satria Iman Pribadi saat ceramah.

ygtiuhui

Kegiatan ketiga, yaitu Shalat Duha’. Setelah Ustadz memberikan ceramahnya para santri pun melakukan Shalat Duha’. Ada yang di MBI (Mushoalah Baitul Ilmi), dan ada juga yang shalat di kelas yang sudah bersih.

Setelah shalat duha’, kepala sekolah dan guru memberikan waktu untuk istirahat. Setidaknya berdiri, karena sudah duduk selama berjam-jam..

Setelah istirahat cukup, para santri melanjutkan kegiatan berikutnya yaitu membaca Al-qur’an di kelompok/halaqah masing-masing. Pada saat membaca Al-qur’an bersama-sama ini, ikhwan dan akhwat di bagi menjadi beberapa kelompok. Jadi setiap kelompok ada bagiannya masing-masing. Contoh : kelompok 4 (akhwat), membaca Al-qur’an juz 17, kelompok 5 (akhwat membaca juz 18) begitu seterusnya baik ikhwan maupun akhwat sampai menjelang zuhur (beberapa menit sebelum zuhur).

jhjhbjkn iyhu kds

Setelah selesai, barulah terakhir shalat zuhur berjama’ah di lapangan 3. Dan setelah shalat zuhur, barulah para santri di perbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Tapi, tidak dengan panitia, karena panitia yang bertanggung jawab dengan kegiatan ini. Jadi, panitia membersihkan dan membereskan peralatan-peralatan agar sekolah tetap bersih.

y uib yugikh

Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar sampai hari terakhir. Tidak ada hujan yang sangat lebat, hanya angin yang membuat semua terasa sejuk.

KOREKSI DOA BERBUKA PUASA

Assalamu’alaikum..

Akhir-akir ini mungkin kita sudah mendengar (dari internet, televisi, radio, atau bahkan broadcast via bbm atau sosial media lainnya) bahwa terdapat koreksi untuk doa’a berbuka puasa.

Selama ini yang kita ketahui bahwa doa berbuka puasa yang tersebar dimasyarakat adalah dengan lafadz:

اللهم لك صمت و بك امنت و على رزقك افطرت برحمتك يا ارحم الراحمين

“Allahuma lakashumtu wabikaa amantu wa’alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhamaarraahimiin..”

Yang artinya:

“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, aku memohon Rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Penyayang.”

Ternyata, doa ini tidak terdapat di kitab hadits manapun. Jadi dengan kata lain, ini bukanlah doa yang diucapkan Rasulullah Salallahualaihiwasalam. Mungkin ada ulama/petinggi agama yang memanjatkan doa ini dan menyebarkannya kepada masyarakat dan berpendapat sah-sah saja untuk di-ikuti. Tapi alangkah lebih baiknya jika kita mengikuti doa yang diajarkan Rasulullah Salallahualaihiwasalam didalam hadits..

Doanya adalah:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

“Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah”

“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud (2357), Ad Daruquthni (2/401), dan dihasankan (dinyatakan baik) oleh Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232 juga oleh Al-Albani di Shahih Sunan Abi Daud. Hadits lengkapnya adalah:

IMG_20140629_212358

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbuka puasa membaca doa:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

“Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah”

Yang artinya :

“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. InshaAllah.”

Semoga bermanfaat bagi kita dan saudara-saudara kita. Aamiin.

والله أعلم بالصواب